Perbedaan Android One dan Android Go

Perbedaan Android One dan Android Go

Google merilis produk smartphone Android One maupun Android Go, nah apa perbedaan keduanya? mari kita simak bersama pada artikel berikut ini.

Apa itu Android One?

Android One
logo Android One

Pengertian Android One

Android One adalah proyek smartphone dari Google untuk membuat sistem operasi yang murni, tanpa adanya campur tangan dari produsen ponsel sama sekali.
Sehingga menghasilkan sebuah smartphone yang sangat sesuai dengan standar Google.
Tujuan pembuatannya adalah untuk dipasarkan ke negara-negara berkembang di wilayah Asia Tenggara.
Ide utama dari pihak Google adalah membuat sebuah sistem operasi Android yang murni, tanpa adanya modifikasi dari pihak manufaktur dan dengan bandrol harga yang lebih terjangkau.
Google sebenarnya mempunyai lini produk yang serupa, bernama Nexus yang sekarang dinamakan Pixel.
Namun harga dari Nexus maupun Pixel adalah jauh lebih mahal dibandingkan Android One, karena keduanya termasuk ke dalam smartphone kelas flagship yang memiliki berbagai fitur terbaru dan canggih.
Pada Android One ini, Google secara khusus menggandeng vendor lokal yang ada di negara-negara berkembang untuk menciptakan perangkat Android One yang diberi harga dengan kisaran sekitar 2 jutaan rupiah.
Ponsel ini banyak di cari oleh pengguna, karena harga smartphone android tersebut terbilang paling murah pada kelas yang sudah dilengkapi dengan OS android Lollipop v5.0 terbaru
Spesifikasi pada setiap android one tersebut juga terbilang tinggi di bandingkan dengan hp android versi lokal lainnya.
Sebagaimana pernyataan dari Google yang dilansir dari situs pocket-lint.com :
"Andorid One adalah bentuk paling asli dari Android, yang membuat penggunanya bisa merasakan versi terbaik Android langsung dari Google."

Sejarah Android One

Google pertama kali merilis program Android One ini pada ajang Google I/O di tahun 2014.
Inisiasi program ini pada saat itu adalah sekadar ingin memfasilitasi penduduk di negara berkembang untuk terhubung dengan internet melalui smartphone yang terstandarisasi.
Kemudian Google pun menggandeng beberapa vendor lokal untuk merealisasikan program ini, lima tahun kemudian ternyata program Android One berhasil mendulang sukses besar.
Google mengklaim bahwa aktivasi Android One sepanjang tahun 2018 melonjak hingga 250 persen.
Ponsel yang berjalan dengan Android One tidak dilengkapi dengan software antarmuka lain, termasuk tidak adanya software buatan vendor lain.
Karena itulah Android One bisa disebut sebagai Android murni.
Keberhasilan yang dicapai ini adalah berkat kerja sama Google dengan beberapa vendor besar, seperti : Xiaomi, LG dan Motorola.
Namun, vendor yang berkontribusi cukup besar untuk program Android One adalah Nokia yang berada di bawah naungan HMD Global.
HMD Global meluncurkan beberapa perangkat yang dijalankan dengan Android murni ini.
Beberapa diantaranya adalah smartphone keluaran terbaru yaitu : Nokia 9 PureView, Nokia 4.2, dan Nokia 3.2.
Google memprediksi pertumbuhan Android One akan semakin meningkat sepanjang tahun 2019.
Perangkat Android One dipasarkan perdana untuk negara : India, Bangladesh, Nepal, Indonesia, Filipina, Sri Lanka dan beberapa negara di kawasan Asia Selatan lainnya yang dimulai pada tahun 2014.
Telepon pintar perdana Android One dipasarkan oleh tiga produsen asal India yaitu Micromax, Spice dan Karbonn pada September 2014.
Di Indonesia, Android One dipasarkan dengan tiga perangkat telepon pintar dari tiga produsen yang berbeda, yaitu Evercoss One X, Nexian Journey1 dan Mito Impact.
Ketiga ponsel yang diluncurkan pada bulan Februari 2015 ini sudah dilengkapi dengan sistem operasi Android Lollipop 5.1.
HP android one ini dibuat dengan spesifikasi yang sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh google selaku pemilik sistem operasi android.
Sengan spesifikasi standar tersebut, bisa di pastikan kinerja atau performa dari setiap smartphone android one tersebut akan jauh lebih baik dan lebih cepat dibandingkan dengan hp android lokal lainnya.

Kelebihan Sistem Operasi Android One

Disisi sistem operasi yang dibawa adalah memiliki sistem operasi android versi terbaru (lollipop).
Setiap android one akan selalu mendapatkankan update sistem operasi android terbaru dan pengguna bisa melakukan update sistem operasi android otomatis tanpa PC komputer atau leptop.
Pada masa awal merilis android one, untuk melakukan update sistem operasi android terbaru dan otomatis hanya dapat dilakukan di HP android one.
Sedangkan untuk hp android lokal lainnya belum tersedia update otomatis tersebut.
Saat itu, hampir semua hp android lokal lainnya untuk melakukan update atau upgrade sistem operasi android harus dengan cara manual.
Bahkan sebagian hp lain tidak menyediakan fitur update os andorid terbaru.
Hampir semua smartphone yang dibuat oleh vendor HP telah diubah menjadi sesuai dengan fitur yang mereka miliki sendiri.
Contohnya adalah : Samsung TouchWiz, Xiaomi MIUI, OPPO ColorOS, dan ASUS ZenUI, semuanya merupakan tampilan antarmuka berbasis sistem operasi Android.
Karena Android One menggunakan sistem operasi Android yang diperoleh langsung dari Google, maka dampaknya akan lebih cepat melakukan pembaruan Android versi terbaru dibanding lainnya.
Kecepatan ini disebabkan karena setiap ada versi terbaru, smartphone tidak perlu dirubah dan langsung menggunakan aplikasi bawaan dari vendor.
Jadi tidak perlu memasukan aplikasi bawaan produsen smartphone yang biasanya diikuti berbagai perubahan lainnya sebagaimana yang dilakukan pada smartphone jenis lain.
Android One berjalan lebih ringan dibandingkan Android umumnya
Tampilan dan aplikasi bawaannya tidak diubah sama sekali, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna yang tidak suka dengan tampilan aplikasi modifikasi.
Misalnya dari segi User Interface, Android One tampil simpel sehingga sangat mudah digunakan bagi setiap orang.
Bahkan bagi pengguna lanjut usiapun, atau bahkan bagi mereka yang tak pernah menggunakan Android One sebelumnya.
Tampilannya UI yang simpel ini bisa terjadi berkat sistem Android One yang tak memiliki aplikasi ganda.
Maksudnya, satu fungsi hanya diwakili satu aplikasi. Sebagai contoh, pada galeri hanya terdapat satu aplikasi, pada pesan hanya ada satu aplikasi.
Dari segi performa, berkat tampilannya yang simpel tanpa tambahan aplikasi atau hal lain yang tidak berarti.
Maka smartphone dengan Android One dapat berjalan dan beroperasi lebih cepat bila dibandingkan OS smartphone lainnya.

Versi Android One sesuai untuk digunakan oleh :

Pengguna yang selalu update sistem operasi terbaru, setelah Android versi baru dirilis biasanya tidak akan membutuhkan waktu lama. Berbeda dengan smartphone lainnya yang mungkin membutuhkan waktu bulanan, tahunan, atau mungkin tidak mendapatkan update sama sekali.
Para pengguna yang tidak terlalu menginginkan macam-macam fitur dan yang pola penggunaannya secukupnya.
Harga yang lebih terjangkau, dengan menawarkan standar asli dari Google yang simple yaitu fitur bawaaan Android asli-nya.

Fitur Android One

Keamanan

Terdapat fitur pembaruan keamanan bulanan dan Google Play Protect built yang membuat smartphone dengan Android One jadi sangat aman.
Google Play Protect secara aktif memindai (scanning) dan memverifikasi lebih dari miliaran aplikasi setiap hari.
Berkat hadirnya mesin pembelajaran (machine learning) Google akan membuat smartphone secara dinamis mampu mencegah virus dan malware.

Aplikasi Foto

Aplikasi Google Photo membuat semua foto tertata rapi dan mudah ditemukan.
Lewat aplikasi ini juga, secara otomatis semua foto berkualitas tinggi milik kita dapat tersimpan tak terbatas.
Kombinasi teknologi tersebut dengan pre-aplikasi yang kecil dan dikurasi, membuat smartphone memiliki banyak ruang penyimpanan.

Google Lens

Hadirnya Google Lens juga membuat kita bisa mencari apa saja yang ada di dalam jepretan.
Sehingga kita bisa mencari informasi, menyalin teks, menempelkan teks, hingga mencari jawaban atas apa yang kita cari.
Semua kelebihan itu makin sempurna berkat hadirnya Google Assistant yang mampu memudahkanmu menyelesaikan berbagai tugas apapun.
Contoh produk Android One
Contoh produk Android One

Apa itu Android Go?

Pengertian Android Go

Sistem operasi Android Go pada dasarnya adalah OS Android yang telah dimodifikasi untuk smartphone dengan spek kelas bawah.
Android Go adalah proyek Google yang lebih memfokuskan diri pada sistem operasinya, bukan hardware-nya.
Jadi, Google membuat sebuah sistem operasi berbasis Android Oreo yang telah dimodifikasi agar lebih kompatibel dengan smartphone kelas bawah atau low-end.
Karena dikhususkan pada smartphone kelas bawah, Android Go memiliki sistem manajemen data yang lebih optimal dalam segi penyimpanan dan data seluler.
Salah satunya adalah efisiensi sistem, ukuran sistem operasi Android Go yang dipangkas hampir setengah dari Android Oreo yang normal.
Playstore juga telah dioptimalkan oleh Google yang lebih menyorot aplikasi yang akan bekerja dengan baik pada perangkat Android Go, seperti Facebook Lite.
Tidak ada spesifikasi maksimal yang harus dipenuhi oleh smartphone yang ingin menggunakan Android Go.
Jika sebuah manufaktur ingin merilis sebuah smartphone kelas bawah, Google berharap Android Go dapat digunakan oleh mereka.

Sejarah Android Go

Berbagai usaha yang dilakukan Google untuk meningkatkan eksistensi smartphone berkualitas di negara-negara berkembang adalah melalui optimasi Android KitKat, kemudian proyek Android One, dan yang terbaru dinamai “ Android Go”.
Pada event Google I/O yang diselenggarakan pada 18 Mei 2017, Google memperkenalkan Android Go, dan peluncurannya baru pada tahun 2018 lalu.
Android Go menyasar smartphone entry-level dan ditargetkan untuk negara berkembang.
Dalam sesi roundtable Google I/O ini, VP Engineering Android (Dave Burke) mengatakan bahwa Android Go sejatinya bukan sistem operasi atau proyek hardware baru, melainkan versi ringan dari Android O.
Nama “Android Go” sendiri sebenarnya untuk internal Google saja.
Di pasaran orang-orang hanya akan mengenal Android O yang kompatibel untuk semua perangkat, dari entry-level hingga high-end.
Android Go terbuka untuk siapa saja, baik vendor lokal maupun global. Tak ada campur tangan langsung Google ke para vendor untuk membuat perangkat khusus yang diberi embel-embel “Android Go”.
“Kami membantu manufaktur yang ingin mengembangkan ponsel Android murah tapi tetap punya performa tinggi," kata Burke di ruangan Partnerplex, Campus Google, AS.

Dave Burke (VP Engineering Android)
Dave Burke (VP Engineering Android)
gambar : Dave Burke (VP Engineering Android)
sumber / source : tekno-kompas.com

Kelebihan Android Go

Android Go sudah kompatibel untuk ponsel dengan spesifikasi super rendah 1GB.
Hal ini menjadi kelebihan marketing bagi vendor, bahwa ponsel murah pun sudah memakai sistem operasi O terbaru.
Implementasi Android Go terbagi menjadi tiga sektor, dari segi sistem operasi, aplikasi, dan toko aplikasi.
Dari segi sistem operasi, Android Go mengoptimalkan Android O ke versi paling ringan.
Dari segi aplikasi, layanan-layanan bawaan Google seperti YouTube, Chrome, Gmail, dll, akan dibuat versi "Go" yang lebih hemat internet dan memori.
Terakhir, pada Google Play Store, ponsel "Android Go" akan disuguhi aplikasi-aplikasi yang efisien.
Meski peredarannya belum selama Android One, Android Go mulai populer terutama di negara berkembang.
Saat ini, menurut Google, 50 persen smartphone Android di segmen entry-level telah didukung Android Go.
Beberapa vendor yang mulai mengadopsi Android Go di antaranya adalah Nokia yang merilis Noki 1 dan Samsung yang diaplikasikan ke Galaxy J2 Core dan J4 Core.
Perangkat-perangkat tersebut dijalankan dengan Android Oreo Go Edition.
Kabarnya, Google akan merilis Android 9 Pie Go Edition yang akan mendukung Nokia 1 Plus dan BLU Vivo Go.

Keuntungan Memori Android Go

Ponsel Android Go identik dengan ponsel berspesifikasi rendah dan memori terbatas.
Namun aplikasi yang dibawanya memiliki ukuran lebih kecil dibanding aplikasi reguler, sehingga tetap dapat bekerja dengan optimal.
Beberapa di antaranya adalah aplikasi : YouTube Go, Google Go, atau Files Go.
Selain aplikasi yang berukuran kecil, Google juga menyematkan beragam fitur untuk membuatnya lebih hemat data.
Android Go telah dilengkapi dengan fitur 'Data Saver' yang telah dipasang secara default.
Sehingga paket data yang digunakan di smartphone Android Go akan lebih awet ketimbang di smartphone lainnya.
Contoh produk Android One
Contoh produk Android One

Perbedaan Android One vs Android Go

Dari berbagai pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa :
Android One adalah smartphone yang seluruh tahap pembuatannya (baik harware maupun software) diatur oleh Google.
Sedangkan Android Go adalah sistem operasi yang telah dimodifikasi oleh Google agar lebih ringan dan bisa digunakan oleh banyak smartphone.
Kesamaan Android One dengan Go: Baik Android One maupun Android Go dalah sama-sama mengincar pasar kelas menengah ke bawah.
Demikian ulasan tentang Android One dan Android Go yang informasinya kami peroleh dari berbagai sumber.
Jika ada masukan, kritik dan saran akan kami terima dengan senang hati sebagai bahan perbaikan untuk pengembangan web ini.

Artikel terkait lainnya :
Mengenal seluk beluk Android
Arti dari Smartphone Flagship

Referensi :
  • https://id.wikipedia.org/
  • www.android.com/one/
  • https://www.android.com/intl/id_id/one/
  • https://gadgetren.com
  • https://tekno.kompas.com
  • https://jalantikus.com
  • https://www.riaume.com
  • http://www.tribunnews.com
  • https://www.idntimes.com

Sertifikasi smartphone tahan air IP67 dan IP68

Sertifikasi smartphone tahan air IP67 dan IP68

Berikut adalah ulasan Smartphone yang tahan air menurut Teknologi Milenial

Cara membaca Kode Sertifikasi HP

HP yang sudah memenuhi sertifikasi tahan air selalu disertai kode berupa karakter IP, karakter ini adalah singkatan dari Ingress Protection.

Kode angka di bagian depan adalah tingkat ketahanan pada benda padat (seperti misalnya : debu, anggota tubuh dan benda keras lainnya). Kode angka di bagian belakang adalah tingkat ketahanan pada material cair.
Ketahanan HP terhadap perubahan kondisi atau kejadian disekitar sangat mempengaruhi daya tahan Ponsel.
Misalnya para penggemar kegiatan outdoor apalagi yang ekstrem akan lebih membutuhkan Ponsel dengan ketahanan yang lebih dibandingkan ponsel pada umumnya.
Istilah "water resistant" atau "waterproof" bisa diketemukan pada smartphone terbaru dari berbagai merk baik dari Apple maupun Android, seperti : iPhone, Samsung, Sony, Kyocera, Sonim, atau CAT.
Water resistant adalah ketahanan smartphone terhadap percikan air (misalnya air hujan atau tumpahan air minum).
Waterproof adalah ketahanan smartphone hingga mampu untuk ditenggelamkan ke dalam air dalam jangka waktu yang cukup lama.


Cara membaca Kode Sertifikasi Huruf

Penentuan seberapa tahan suatu smartphone terhadap air ditunjukkan oleh nilai IP atau rating MIL-STD.
IP atau Ingress Protection adalah standar yang digunakan untuk menentukan seberapa tahan smartphone terhadap gangguan dari luar, seperti ketahanan fisik, suhu, tekanan udara, air dan lain sebagainya.


Cara membaca Kode Sertifikasi Angka Pertama

Angka Pertama Sertifikasi IP Pada Smartphone Tahan Air IP atau Ingress Protection adalah nilai yang menunjukkan kemampuan smartphone untuk mencegah benda asing, seperti cairan dan partikel debu masuk ke dalam smartphone.
Kode angka pertama menunjukkan tingkat ketahanan perangkat elektronik terhadap berbagai material padat seperti anggota tubuh, benda keras, debu dan lainnya.

Angka 0 atau X
Tingkat Ketahanan : Tidak memiliki perlindungan sama sekali terhadap material padat

Angka 1
Tingkat Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap material padat dengan ukuran di atas 50 mm, seperti bagian belakang telapak tangan.

Angka 2
Tingkat Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap material padat dengan ukuran di atas 12.5 mm, seperti jari tangan.

Angka 3
Tingkat Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap material padat dengan ukuran di atas 2.5 mm, seperti kawat yang tebal, peralatan rumah tangga, dan lainnya.

Angka 4
Tingkat Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap material padat dengan ukuran di atas 1 mm, seperti kawat, obeng, baut, dan lainnya.

Angka 5
Tingkat Ketahanan : Memiliki perlindungan penuh terhadap material padat dan juga debu. Walaupun masih ada debu yang bisa masuk, namun jumlahnya tidak akan sampai mengganggu kinerja perangkat tersebut.

Angka 6
Tingkat Ketahanan : Memiliki perlindungan penuh terhadap material padat dan juga mampu menahan debu secara keseluruhan.


Cara membaca Kode Sertifikasi Angka Kedua 

Kode angka kedua sertifikasi IP menunjukkan ketahanan suatu perangkat elektronik terhadap resapan air.

Angka 0 atau X
Ketahanan : sama sekali tidak memiliki perlindungan terhadap air.

Angka 1
Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap percikan air yang jatuh secara vertikal selama 10 menit dengan jumlah air yang sama dengan curah hujan sebanyak 1 mm per menit.

Angka 2
Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap percikan air yang jatuh secara vertikal ketika perangkat ini dimiringkan pada kemiringan 15 derajat selama 10 menit dengan jumlah air yang sama dengan curah hujan sebanyak 3 mm per menit.

Angka 3
Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap percikan air dari berbagai arah selama 5 menit dengan jumlah air 0.7 liter per menit pada tekanan 80 100 kPa.

Angka 4
Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap guyuran air dari berbagai arah selama 5 menit dengan jumlah air 10 liter per menit pada tekanan 80 100 kPa.

Angka 5
Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap semprotan air dari berbagai arah selama 3 menit dengan jumlah air 12.5 liter per menit pada tekanan 30 kPa dari jarak 3 meter.

Angka 6
Ketahanan : Memiliki perlindungan terhadap semprotan air yang kuat dari berbagai arah selama 3 menit dengan jumlah air 100 liter per menit pada tekanan 100 kPa dari jarak 3 meter.

Angka 7
Ketahanan : Mampu bertahan ketika dimasukkan ke dalam air sedalam 1 meter dalam jangka waktu 30 menit.

Angka 8
Ketahanan : Mampu bertahan ketika dimasukkan ke dalam air sedalam lebih dari 1 meter dalam jangka waktu yang ditentukan oleh manufaktur.


Cara membaca Kode Sertifikasi Huruf Tambahan 

Arti Huruf Tambahan di Kode sertifikasi IP atau Ingress Protection memiliki sebutan perlindungan tambahan.

f
Arti Huruf : Tahan terhadap minyak

H
Arti Huruf : Perlindungan terhadap tegangan tinggi

M
Arti Huruf : Bergerak saat ujicoba

S
Arti Huruf : Tidak ada gerakan selama pengujian

W
Arti Huruf : Tahan terhadap berbagai cuaca



Sejauh ini, smartphone Android high-end punya sertifikasi IP68. Sebut saja, jajaran flagship terbaru Samsung seperti Galaxy S7, Galaxy S7 Edge, dan Galaxy Note 7. Lalu, Sony dengan jajaran Xperia Z5, dan Xperia seri X terbaru seperti Xperia X Performance dan Xperia XZ.


Contoh Produk Smartphone dengan sertifikasi IP67 dan IP68 :

Sertifikasi ip67
IP67 dust/water resistant (up to 1m for 30 mins)
Artinya, ponsel tersebut sanggup berada di dalam air kedalaman 1 meter selama 30 menit.

Beberapa Smartphone berikut memiliki fitur IP67 :
1. Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL
Kedua ponsel dirilis tahun 2017


2. HTC U11
smartphone asal Taiwan, desain Liquid Surface, HTC U11 Life memiliki kemampuan tahan debu dan air.

3. HUAWEI Mate 10 Pro dan Mate 10 PORSCHE DESIGN
Kedua ponsel dirilis tahun 2017


4. Apple iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPhone 8, iPhone 8 Plus, Apple iPhone X
Apple iPhone 7 dan 7 plus rilis tahun 2016, disusul Apple iPhone 8, 8 plus dan iPhone X rilis tahun 2017.




Sertifikasi ip68

IP68 dust/water proof (up to 1.5m for 30 mins)
Ponsel ini memiliki sertifikasi IP68 yang artinya tahan air dan akan bisa bertahan dalam air di kedalaman hingga mencapai 1,5 meter selama 30 menit
IP68. Artinya, ponsel tersebut sanggup berada di dalam air kedalaman 1,5 meter selama 30 menit serta tahan debu


1. Samsung Galaxy : Note 8, S7, S7 edge, S8, S8+, Note FE, S10, S10+

Sesi Samsung experience pada saat peluncuran phablet Samsung Galaxy Note 8 di Djakarta Theater XXI, Jakarta Pusat tahun 2017, Samsung membuktikan kemampuan anti-air dan debu dengan sertifikasi IP68. Seorang pengguna bisa menggunakan Galaxy Note 8 hingga kedalaman 5 meter selama maksimal 70 menit tanpa menggunakan pelindung. Bahkan di dalam air pun bisa menggambar apa saja menggunakan S Pen (pena digital).



Samsung Galaxy S7 dan Galaxy S7 edge rilis tahun 2016
Samsung Galaxy S8, Galaxy S8+, Galaxy Note FE, Galaxy A5(2017) dirilis tahun 2017


Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+ rilis pada tahun 2018.
Berikut tips dari situs resmi samsung untuk mencegah kerusakan pada perangkat yang rilis di tahun 2018 ini dan untuk membantu mempertahankan performa tahan air dan debunya :
• Jangan merendam perangkat di dalam air dengan kedalaman melebihi dari 1,5 meter.
• Jangan terendam dalam air pada kedalaman kurang dari 1,5 meter dengan lama waktu melebihi 30 menit.
• Jangan terkena air yang bergerak dengan kencang, seperti : air dari keran, ombak laut air terjun
• Ketika mengeringkan perangkat yang basah, gunakan kain bersih yang lembut.
• Jika perangkat terkena cairan selain air tawar (air asin, air ion, dll.), segera bilas dengan air tawar yang tidak mengalir dan keringkan dengan kain bersih yang lembut. Jika tidak, garam dapat terakumulasi dan menutupi earpiece utama dan speaker eksternal ketika mengering.
• Ketika mengeringkan perangkat , pastikan menepuk earpice (bagian atas depan ponsel), mikrofon utama (bawah), speaker eksternal (belakang), dan konektor interface daya/aksesori (USB) dengan kain bersih yang lembut untuk menghilangkan air sebanyak mungkin.
• Setelah mengeringkan ponsel Anda, biarkan untuk terkena udara sebelum membuat panggilan telepon. Menelepon ketika ponsel masih basah atau ketika masih ada air di mikrofon mungkin akan memperkecil volume yang didengar oleh orang yang Anda telepon.
• Jika perangkat terjatuh atau terkena benturan, fitur tahan air dan debu mungkin akan rusak. Kerusakan fisik pada ponsel Anda, seperti pecah atau retak dapat mengurangi kemampuannya secara signifikan untuk bertahan dari debu dan air.

Tahun 2019 Samsung kembali merilis ponsel tahan air yaitu : Samsung Galaxy S10 dan S10+




2. Sony Xperia Z5 , XZ1
Sony Xperia XZ1 rilis tahun 2017.
Ponsel Sony Xperia Z5 rilis tahun 2015, Pihak Sony mengatakan bahwa garansi ponsel ini akan hilang jika diketahui telah dibawa berendam pada lokasi yang tidak sesuai ketentuan.
Jika penutup slot SIM card dan microSD tidak ditutup dengan benar maka Xperia Z5 tidak lagi tahan debu dan air, namun port micro USB yang berada di bawah ponsel diperbolehkan untuk dibiarkan terbuka ketika dibawa ke area yang berair. Namun jika ingin mengisi ulang baterai setelah ponsel ini terendam air, port micro USB ini perlu untuk dikeringkan terlebih dahulu.

 


3. LG V30
Tahun 2017, LG memperkenalkan LG G6 dan LG V30 yang siap bersaing dengan Galaxy S8 untuk kategori Smartphone tahan air. Tahun 2018 dirilis LG V40 ThinQ.



4. Google Pixel 3 , Pixel 3 XL
Tahun 2018 Google meluncurkan Google Pixel 3 dan Pixel 3 XL


5. Huawei Mate 20 Pro
Rilis tahun 2018


Referensi :
https://www.cnnindonesia.com
https://jalantikus.com
https://www.gsmarena.com
http://makassar.tribunnews.com
https://www.samsung.com
https://www.droidlime.com
https://review.bukalapak.com
https://www.klikmania.net

Pengertian Smartphone Flagship

Pengertian Smartphone Flagship

Apakah anda sering mendengar istilah smartphone flagship atau handphone flagship atau ponsel flagship?
Sebenarnya Flagship itu apa sih?
Pertanyaan ini juga sering menggelitik Tim Standarku.com untuk membahasnya ...
Baik, supaya kita up to date, akan kita bahas bersama pada artikel kali ini, apa itu smartphone flagship dengan penjelasan yang paling mudah dimengerti.

Pengertian smartphone flagship

Ada beberapa pengertian mengenai "smartphone flagship" yang diambil dari berbagai sumber berikut :

Wikipedia

Menurut situs wikipedia.org, smartphone flagship adalah smartphone kelas tertinggi yang dikeluarkan oleh suatu merek atau pabrikan smartphone.
Misalnya, smartphone flagship dari pabrikan handphone asal korea selatan "Samsung" adalah Samsung Galaxy Note 8.
Kemudian, jika produk Samsung Galaxy Note 8 sebagai flagship tersebut meraup kesuksesan di pasaran maka akan ikut mendongkrak popularitas seluruh produk yang dirilis oleh pabrikan ponsel asal negeri ginseng tersebut.
Jadi, produk lain dengan model, tipe atau harga yang berbeda sekalipun yang dikeluarkan dengan merk Samsung akan terkena imbasnya sehingga akan dianggap bagus pula.
Smartphone flagship bisa memberi kesan yang memukau dimata pembeli dan memberi kesan bahwa produk yang dikeluarkan oleh pabrikan dari negeri ginseng tersebut juga akan dianggap bagus.

Samsung Galaxy Note 8
versi handphone flagship dari Samsung adalah Galaxy Note 8

tabloid pulsa

Dilansir dari situs web tabloidpulsa.co.id, smartphone flagship adalah smartphone terbaik yang ditawarkan oleh suatu pabrikan HP yang dilengkapi dengan spesifikasi teratas dan terbaik yang tersedia saat ini.
Indikatornya adalah ponsel tersebut mampu untuk bersaing dengan produk kompetitor HP android yaitu apple, khususnya model apple iPhone.
Ponsel dengan label flagship dari suatu pabrikan adalah ponsel yang terbaik bila dibandingkan dengan perangkat lain pada kisaran harga tertentu.
Ponsel ini dirancang untuk produk komersil yang menjadi andalan dan kegiatan pemasarannya adalah yang paling gencar dilakukan.

detik digital

Sedangkan situs detikdigital.com memberikan definisi bahwa flagship adalah produk andalan dari suatu vendor atau pabrikan yang merupakan produk utama atau andalan dari semua produk yang mereka hadirkan.
Produk flagship juga bisa diartikan sebagai produk terbaik atau produk pada kelas tertinggi.
Biasanya smartphone flagship memiliki bandrol harga yang  jauh lebih mahal dibandingkan dengan seri-seri HP yang berada dibawahnya.
Beberapa contoh smartphone flagship dari beberapa merek antara lain adalah :
  • Samsung mengeluarkan flagship dengan hadirnya seri Galaxy S 10
  • Xiaomi menelurkan flagship berupa model MI 5
  • Sony merilis seri flagship yaitu Xperia Z5

Samsung Galaxy S10
Samsung Galaxy S10 adalah smartphone flagship dari pabrikan Samsung
 
Xiaomi Redmi Note 5
Redmi Note 5 smartphone flagship dari pabrikan Xiaomi
 

Sony Xperia Z5 
Sony Xperia Z5 adalah smartphone flagship dari pabrikan Sony
 
 
Suatu pabrikan smartphone terkadang bisa memiliki lebih dari satu produk flagship.
Produk flagship tersebut biasanya akan menjadi acuan utama atau pembanding yang menjadi bahan pertimbangan konsumen.
Maksudnya, jika produk flagship dari suatu merk smartphone sudah dinilai bagus, maka produk lain yang kelasnya dibawah itu akan juga dianggap bagus.
Walaupun penilaian tersebut mungkin tidak sepenuhnya benar, namun nyatanya sukses pemasaran produk flagship dari suatu vendor smartphone biasanya akan menjadi pendongkrak bagi kepopuleran suatu vendor atau merk smartphone.
Demikian ulasan tentang Smartphone Flagship yang informasinya kami peroleh dari berbagai sumber, jika ada masukan, kritik dan saran akan kami terima dengan senang hati sebagai bahan perbaikan untuk pengembangan web ini.


Artikel terkait lainnya :
Mengenal seluk beluk Android
Memahami Android One dan Android Go

sumber referensi :
id.wikipedia.org
tabloidpulsa.co.id
gsmarena.com
detikdigital.com
jawapos.com
tekno.kompas.com
technave.com

Sistem Operasi Android pada Smartphone

Sistem Operasi Android pada Smartphone

Apakah anda menggunakan handphone Android? Apa itu Android?
Android merupakan sistem operasi atau nyawa dari sebuah smartphone yang bertugas untuk menjalankan fungsi sungsinya.
Sebagaimana komputer atau laptop yang kita miliki pun ada sistem operasi yang terinstal didalamnya seperti Microsoft Windows atau Linux. Nah, android adalah windows nya Ponsel.
Ketika beberapa tahun yang lalu Nokia menjadi HP primadona, saat itu Nokia menggunakan sistem operasi Symbian untuk versi smartphone dan sistem operasi bawaan Nokia untuk HP low level nya.
Untuk smartphone ada dua jenis sistem operasi yang populer saat ini, yaitu android dan iOs.
iOS dibuat oleh apple khusus untuk iPhone dan iPad, sedangkan android dibuat oleh google untuk banyak merk lainnya seperti : HTC, Asus, LG, Samsung, Polytron, Oppo, Xiaomi, Sony dan lainnya.
Melihat banyaknya merk yang didominasi oleh pengguna android, jelas bagi kita bahwa android adalah sistem operasi yang lebih popular.
Mengapa? Karena Google membuat Android secara terbuka untuk semua pabrikan ponsel yang ingin bekerja sama, sedangkan iOS dibuat oleh Apple secara eksklusif khusus untuk produknya sendiri.

kantor Google
kantor Google

Pengertian

Beberapa sumber mendefinisikan pengertian Android sebagai berikut :

Wikipedia

Secara teknis menurut wikipedia, Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet (wikipedia).

Sistem Operasi

Berdasarkan penggunaan sistem operasinya, Android adalah sebuah sistem operasi open source yang menggunakan linux sebagai basisnya dan diprogram dalam bahasa C, C++, dan Java sebagai User Interface-nya.

Fungsi

Menurut fungsinya, Android merupakan sistem operasi yang berbasis Linux yang diperuntukkan untuk perangkat seluler layar sentuh atau yang biasa disebut dengan Touchscreen, seperti ponsel pintar (smartphone) dan tablet.
Sistem operasi ini dibuat secara Open Source atau Terbuka sehingga penggunanya diperbolehkan untuk membuat aplikasi yang dibuat oleh pengguna tersebut.
Sistem operasi Android ini dirancang untuk digunakan pada perangkat mobile seperti smartphone dan tablet pc.
Namun saat ini telah berkembang penggunaannya pada perangkat lain seperti : jam tangan (dikenal dengan istilah Smartwatch), televisi, konsol game, microwave dan lain sebagainya.

Spesifikasi Teknis

Platform yang didukung Android adalah 32 bit dan 64 bit, didukung oleh prosesor dengan arsitektur ARM, x86, x84-64, MIPS serta MIPS64.
Perangkat lunak yang digunakan oleh Android adalah menggunakan format berkas yang diberi ekstensi APK (Android Package).
Paket aplikasi di Android ini dikelola oleh Play Store dan dibuat serta didukung oleh Google.

Logo Android
Logo Android adalah robot hijau

 

Sejarah Android

Android Inc

Kilas balik sejarah, Android mula-mula dikembangkan oleh perusahaan yang bernama Android Inc.
Perusahaan ini bergerak di bidang software kecil yang didirikan pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, USA.
Didirikan oleh para senior di beberapa perusahaan berbasis IT & Communication yaitu :
  • Andy Rubin (founder Danger)
  • Rich Miner (founder WildFire)
  • Nick Sears (bekas vice president T-Mobile)
  • Chris White (kepala pengembangan dan desain user interface WebTV)

pendiri Android Inc
gambar : pada pendiri Android Inc

Menurut Rubin, Android Inc didirikan untuk membuat sebuah mobile device yang bisa mendeteksi lokasi dan preferensi dari penggunanya.
Atau dengan kata lain, Android Inc ingin mewujudkan sebuah mobile device yang lebih mengerti kebutuhan dari penggunanya.
Pada mulanya, pengembangan sistem operasi android ditujukan untuk mengembangkan sebuah sistem operasi berkelas tinggi untuk kamera digital.
Namun kemudian disadari bahwa pemasaran kamera digital tersebut kurang besar dan luas, sehingga akhirnya dikembangkan suatu perangkat yang jangkauan pemasarannya cukup besar dan luas yaitu smartphone.
Smartphone tersebut dibuat untuk bisa bersaing dengan Symbian dan Windows Mobile (Windows Phone) yang sudah berkembang terlebih dahulu.
Meski Android dikembangkan oleh ahli teknologi dan informasi, pengoperasian Android Inc tersebut tidak dipublikasikan.
Hanya sebatas ada pengumuman bahwa developer tersebut sedang mengembangkan sistem operasi untuk perangkat mobile.
Namun pada tahun yang sama, Andy Rubin kehabisan dana untuk melakukan pengembangan Android tersebut.
Solusinya, Andy Rubin memperoleh pinjaman dari teman dekatnya yaitu Steve Parlman senilai 10.000 dolar tunai dan dia menolak tawaran investasi dari sebuah perusahaan.

Google mengakuisisi Android Inc

Selanjutnya oleh karena suatu alasan, pada tanggal 17 agustus 2005 Android Inc diakuisisi oleh Google dan dijadikan sebagai anak perusahaan dari Google.
Andy Rubin, Miner dan White sebagai founder Android Inc tetap bekerja diperusahaannya itu meski telah diakuisisi Google.
Setelah proses akuisisi tersebut, tidak banyak kabar mengenai pengembangan Android.
Namun banyak yang menyatakan bahwa Google meneruskan pengembangan platform sistem operasi mobile tersebut dan Andy Rubin menjadi pimpinan tim developer di perusahaan itu.
Pada tahun 2006, Google sudah mengembangkan Android hingga tahap spesifikasi teknis yaitu bekerja sama dengan produsen telepon seluler dan operator jaringan.
Saat itu, Google dikabarkan juga sedang membuat program untuk bisa memasukkan mesin telusurnya (search engine) dan aplikasi-aplikasi ke dalam perangkat seluler melalui Android.
Pada akhir tahun 2007, Google sudah mengajukan beberapa paten untuk aplikasi-aplikasi yang dibuatnya di bidang seluler.

Lahirnya Android

Pada tanggal 5 November 2007, Google bekerjasama dengan beberapa perusahaan yaitu :
  • Pabrikan ponsel seperti : HTC, Samsung, Sony
  • Operator jaringan seluler seperti : Sprint Nextel dan T-Mobile
  • Produsen chipset mobile seperti : Qualcomm dan Texas Instruments melalui OHA (Open Handset Alliance)
Melalui kerjasama inilah Google memulai menerapkan sistem operasi Android ke perangkat smartphone.
Selanjutnya pada tanggal 8 oktober 2008, Google bersama HTC merilis smartphone komersial pertama dengan sistem operasi Android yang berbasis kernel linux versi 2.6 dengan nama seri HTC Dream.
Pada tahun 2010, Google mulai mengembangkan seri Nexus yang diproduksi oleh mitranya yaitu pabrikan handphone seperti : HTC, LG dan Samsung.
Untuk seri pertama Nexus, Google mempercayakan kepada HTC dan pada tipe model ini diberikan nama Nexus One.
Model ini terus dikembangkan hingga versi terbarunya yaitu smartphone Nexus 6P yang diproduksi oleh Huawei serta tablet Nexus 7 generasi kedua hasil kolaborasi Google dan ASUS.
Pada tanggal 4 oktober 2016, Google merilis smartphone pertama buatannya dengan kode nama Pixel.
Dan setahun kemudian Google merilis generasi kedua Pixel dengan nama Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL.
Proses ini dilakukan setelah Google mengakuisisi sebagian dari perusahaan produsen smartphone HTC.

Evolusi Android

Yang dimaksud evolusi Android adalah rangkaian proses perkembangan dan pertumbuhan Android dari masa ke masa yang kami bahas satu per satu mulai dari paragraf berikut.
Penamaan setiap versi Android ini dibuat oleh Google dengan menggunakan nama-nama makanan manis dan urut sesuai abjad atau alfabet.

urutan OS Android 
urutan OS Android dari sebelum A hingga Q

Android Beta

Versi Android yang pertama kali dikembangkan ini dirilis pada 5 november 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance.
Open Handset Alliance merupakan konsorsium dari perusahaan-perusahaan teknologi, produsen perangkat seluler, operator nirkabel, serta produsen chipset.
Kemudian Google merilis Software Development Kit (SDK) dari sistem operasi Android pada tanggal 12 November 2007.
Sebagai sebuah sistem operasi open source, pihak Google merilis kode pemrograman sistem operasi Android di bawah lisensi Apache.
Sistem operasi ini dapat digunakan oleh siapapun dan diperbolehkan untuk mengembangkan sistem operasi serta aplikasi yang dijalankan pada sistem operasi tersebut.
Berikutnya, android memberi nama pada update sistem operasinya selalu berdasarkan urutan abjad seperti : A, B, C, D, … dan seterusnya.

1.0 : Astro

Sistem operasi Android ini adalah cikal bakal android, ketika awalnya muncul Astro masih menggunakan tampilan yang sangat sederhana.
Disini Google pertama kali menampilkan mekanisme pull-down notification atau menggulir layar ke bawah untuk kita melihat notifikasi pada layar HP.
Widget pada aplikasi nya dibuat berbeda dari sistem operasi iOS milik Apple dan masih digunakan hingga saat ini.
Versi ini dirilis pada tanggal 23 September 2008 dan versi awalnya dinamakan Astro, namun nama tersebut tidak pernah disematkan karena alasan hak cipta dan trademark.
Sehingga penamaannya malahan lebih dikenal dengan Android Alpha.
Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah HTC Dream yang di rilis pada tanggal 22 Oktober 2008.
Adapula suatu sumber yang memberikan nama pada versi ini sebagai Android Apple Pie (Alpha release).

HTC Dream adalah ponsel android pertama dengan sistem operasi Android Alpha 
gambar : HTC Dream

1.1 : Bender

Bender adalah nama dari android versi yang kedua, namun juga mengalami masalah pelanggaran trademark.
Karena ternyata sudah ada pihak lain yang mengajukan paten dengan nama ini, sehingga nama “Bender” pun tidak jadi digunakan.
Dirilis pada 9 Februari 2009 dan awalnya hanya diperuntukkan untuk perangkat T-Mobile G1 saja.
Pada versi ini dilakukan perbaikan pada beberapa masalah software (bugs), API diganti dan ada penambahan beberapa fitur.
Seperti juga pendahulunya, versi ini tidak dikomersialkan.
Menurut developernya, kode nama untuk versi 1.1 ini adalah Petit Four, tetapi ada pula sumber yang menamainya sebagai Banana Bread atau Beta Release.

Bender adalah penamaan dari Android versi kedua
simbol Android Bender

1.5 : Cupcake

Mulai dari versi cupcake inilah dimulainya tradisi penamaan android dengan menggunakan nama-nama unik dan lucu yaitu nama cemilan atau makanan pencuci mulut (dessert) seperti : kue, cokelat atau permen.
Nama Cupcake resmi digunakan pada versi yang dirilis pada 30 April 2009 ini.
Dimulai dari versi ini, Google mengkomersialkan penggunaan sistem operasi mobile nya tersebut.
Update yang dilakukan pada versi ini adalah :
  • Tambahan widget yang dapat diubah ukurannya atau diatur besar kecilnya
  • Kemampuan perekaman video dengan kamera ponsel
  • Mengunggah atau upload video dan gambar ke situs youtube dan picasa
  • Tampilan keyboard layar sentuh (touch screen) atau virtual keyboard
  • Aplikasi headset nirkabel dengan Bluetooth (sistem pairing Bluetooth)
  • Adanya SDK widget untuk third-party developer atau pengembang pihak ketiga yaitu para developer aplikasi android sehingga memungkinkan aplikasi mereka memiliki widget sendiri layaknya aplikasi bawaan dari Google
  • Merekam dan memutar format MPEG-4 dan 3 GP
  • Fitur copy-paste pada browser, fitur animasi transisi, opsi atau pilihan rotasi otomatis, animasi saat booting dan berbagai peningkatan antarmuka
  • Sistem operasi ini berbasis kernel Linux 2.6.27

Android versi Cupcake
simbol Android versi Cupcake

1.6 : Donut

Versi ini dirilis pada 15 September 2009 dengan Software Development Kit (SDK) Android 1.6 dengan kernel linux 2.6.29.
Update yang dilakukannya adalah :
  • Peningkatan fitur pencarian pada antarmuka atau User Interface yang lebih user friendly yang memungkinkan pengguna mencari informasi di : internet, file lokal, kontak, dan dimanapun dengan cara yang lebih cepat
  • Android pertama yang dapat dikombinasikan dengan teknologi CDMA/EVDO, 802.1x. VPNs
  • Support layar dengan resolusi WVGA dan bisa digunakan untuk perangkat mobile dengan ukuran layar apa saja dan gesture
Android versi Donut 
simbol Android Donut

2.0/2.1 : Éclair

Android Eclair diluncurkan oleh Google pada saat 3 bulan setelah peluncuran Android versi 1.6, versi ini dirilis pada 9 Desember 2009.
Dengan meluncurkan 4 versi sekaligus pada tahun yang sama, menjadikan banyak perusahaan pengembang gadget atau handset yang mulai tertarik.
Mereka menjadi tertarik untuk menggunakan dan mengembangkan Android sebagai platform utama yang digunakan pada sistem operasi Ponsel terbaru mereka.
Inilah dimana era kebangkitan Android yang sempat mendobrak doktrin penggunaan sistem layar sentuh yang awalnya dipandang kurang mudah atau user friendly bagi penggunanya.
Berikut daftar update pada versi ini :
  • Penambahan fitur pengoptimalan hardware.
  • Android pertama yang menghadirkan layanan navigasi Google Maps dan peningkatan Google Maps 3.1.2.
  • Sistem ini menjadi awal mula era GPS
  • Perubahan UI dengan browser baru yang menjadikannya Android pertama yang mendukung HTML5 pada browser sehingga bisa memutar video
  • Adanya daftar kontak baru
  • Fitur flash atau lampu kilat pada kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
  • Penambahan email Microsoft Exchange
  • Memperkenalkan metode swipe untuk metode membuka kunci layar sentuh
  • Menggunakan SDK android 2.0 berbasis kernel Linux 2.6.29
Android versi Eclair
simbol Android versi Eclair

2.2 : Froyo (Frozen Yoghurt)

Froyo adalah versi yang terpasang pertama kali pada smartphone Google yaitu Nexus One yang dirilis pada 20 Mei 2010.
Keunggulan pada versi ini adalah :
  • Sudah support dengan aplikasi Adobe Flash Player 10.1
  • Peningkatan pada kecepatan saat membuka dan menutup aplikasi
  • Penggunaan memory card berupa SD Card sebagai tempat penyimpanan kedua atau penyimpanan aplikasi
  • Memungkinkan lima panel pada layar depan atau home screen
  • Penambahan pilihan keamanan penguncian bagi pengguna, dari yang sebelumnya hanya dengan cara penguncian pola (pattern lock), kemudian sekarang sudah dilengkapi dengan opsi penguncian metode kode password yaitu PIN lock

Android versi Froyo atau Frozen Yoghurt 
simbol Android versi Froyo atau Frozen Yoghurt

2.3 : Gingerbread

Diperkenalkan pada 6 Desember 2010, versi Gingerbread ini mengalami era perkembangan pesat yang dirancang untuk mengoptimasi kemampuan aplikasi dan game.
Gingerbread melakukan update :
  • Mulai digunakannya Near Field Communication (NFC)
  • Perbaikan dukungan layar resolusi WXGA dan diatasnya
  • Kemampuan kamera depan membidik foto secara mandiri untuk melakukan foto selfie
  • Mendukung fitur dual kamera untuk melakukan video call
  • Memungkinkan pengguna untuk menekan keyboard virtual secara bersamaan (multitouch), yang masih dipertahankan hingga sekarang dengan berbagai peningkatan kinerja
  • Sistem operasinya berbasis kernel linux 2.6.35

simbol Android versi Gingerbread 
simbol Android versi Gingerbread

3.0/3.1 : Honeycomb

Pertama kali digunakan oleh Motorola Xoom dan diperkenalkan pada 22 Februari 2011.
Sistem operasi ini didesain khusus untuk pengoptimalan pengunaan pada tablet PC yang marak pada medio tahun 2011 an.
update yang dilakukan :
  • Mendukung kemampuan tombol virtual untuk home, back, dan menu untuk android pertama kalinya.
  • Mendukung processeor multi-core
  • Sistem operasinya berbasis kernel Linux 2.6.36

simbol Android versi Honeycomb
simbol Android versi Honeycomb

 

4.0 : ICS (Ice Cream Sandwidch)

Smartphone yang pertama kali mengunakan system operasi yang rilis pada 16 Desember 2011 ini adalah Samsung Galaxy Nexus 7. Versi ini mengadopsi kemampuan Honeycomb, tapi lebih diperuntukkan ke smartphone, sedangkan Honeycomb peruntukannya pada Tablet PC. Jika ponsel anda tidak terdapat tombol virtual home, back, dan menu maka sudah bisa dipastikan bahwa ponsel anda menggunakan versi android sebelum ICS. Update lain adalah :
  • Kemampuan membuka layar menggunakan wajah (face unlock)
  • Analisa penggunaan data internet
  • Paket aplikasi bawaan dari vendor yang mencakup kalendar, mail, kalkulator dan lainnya.
  • Secara teori semua perangkat seluler yang menggunakan versi Android sebelumnya (gingerbread) dapat di-update ke Android Ice Cream Sandwich.

Android versi Ice Cream Sandwich 
logo Android versi Ice Cream Sandwich

4.1 : Jelly Bean

Versi ini muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7 yang dibuat oleh ASUS, rilis pada 9 Juli 2012.
Pembaruan pada versi ini cukup signifikan dan responsif, diantaranya adalah :
  • Peningkatan input keyboard (on-screen keyboard) yang lebih cepat serta lebih responsif
  • Mampu melakukan scroll cepat ke bawah untuk melihat kumpulan informasi penting, seperti agenda, email, dan laporan cuaca.
  • Desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.
  • Asisten digital yaitu Google Now, yang memberikan informasi akurat untuk mengetahui informasi cuaca, kepadatan lalu-lintas, ataupun informasi populer seperti hasil pertandingan olahraga misalnya bola basket atau sepak bola.

Android versi Jelly Bean 
Android versi Jelly Bean

4.2 : Jelly Bean

Versi ini diperkenalkan melalui LG Google Nexus 4 dan dirilis pada 13 November 2012, keunggulannya :
  • Fitur photosphere untuk memperoleh gambar panorama, screensaver daydream
  • Fitur power control, lock screen widget, menjalankan banyak user pada tablet PC, widget terbaru.

LG Google Nexus 4 adalah hp dengan sistem operasi android Jelly Bean
gambar : Hp android LG Google Nexus 4

 

4.3 : Jelly Bean

Versi ini rilis pada 24 Juli 2013 di San Francisco dan digunakan pertama kali oleh smartphone Nexus 7 generasi 2.

Nexus 7 
Smartphone Nexus 7

 

4.4 : Kitkat

Pada mulanya versi yang rilis pada 3 September 2013 ini diberi nama “Key Lime Pie (KLP) ”, namun setelah di anallisa ternyata ejaannya sulit bagi kebanyakan orang.
Sehingga namanya kemudian diganti dengan OS Android KitKat yang sebagian besar orang sudah familiar dengan nama itu.
Dengan perizinan dari Nestle dan Hershey, maka pada 31 Oktober 2013 Google merilis Android dengan kode nama Kitkat.
Kitkat dirilis untuk perangkat Google yaitu Nexus 5 pada 31 Oktober 2013, versi ini disarankan untuk dijalankan pada perangkat yang memiliki kapasitas RAM minimal sebesar 512 MB.
Adanya “slim project” di Google yang mensyaratkan RAM minimum untuk android sebesar 340MB , maka setiap perangkat dengan ukuran RAM yang kurang dari 512 MB harus melaporkan diri sebagai perangkat dengan “RAM rendah”.
Diantara update yang dilakukannya adalah :
  • Fitur “Ok, Google”, pengguna bisa melakukan perintah pencarian menggunakan suara
Android versi Kitkat
logo Android versi Kitkat

5.x : Lollipop

Versi ini diresmikan pada 25 Juni 2014 saat Google I / O, dan telah tersedia secara resmi melalui over-the-air (OTA). Update dilakukan pada tanggal 12 November 2014.
Kelebihannya adalah :
  • User interface yang didesain dan dibangun ulang, dalam bahasa desain disebut dengan nama “material design”
  • Perbaikan pada fitur pemberitahuan atau notifikasi yang dapat diakses dari lockscreen dan ditampilkan pada banner di bagian atas screen atau layar.
  • Perubahan internal untuk platform dengan Android Runtime (ART) yang secara resmi menggantikan Dalvik, tujuannya untuk meningkatkan kinerja aplikasi
  • Peningkatan dan pengoptimalan penggunaan baterai, yang dikenal secara internal sebagai Project Volta.
  • Dukungan untuk gambar berformat RAW, format ini memungkinkan para ilustrator, fotografer atau graphic designer untuk menyimpan file dengan ukuran besar agar bisa diedit tanpa mengurangi kualitasnya.
  • Pada versi ini, orientasi penggunaan tidak hanya pada smartphone tetapi juga pada berbagai perangkat lain seperti TV, Jam tangan (Android Wear), GPS dan lainnya.
Android versi Lollipop
logo Android versi Lollipop

6.0 dan 6.0.1 : Marshmallow

Android Marsmallow dirilis secara beta pada tanggal 19 Agustus 2015 dan dipasarkan secara komersial pada 5 oktober 2015.
Perbaikan versi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja terutama alokasi hardware-nya atau perangkat keras ponsel.
Kelebihannya di versi ini adalah :
  • Peningkatan keamanan dengan memungkinkan vendor menyematkan sensor pemindai sidik jari atau finger print.
  • Fitur memory manager yang memungkinkan pengguna mengetahui penggunaan memori pada tiap aplikasi.
  • Pengguna bisa mengontrol volume sendiri-sendir pada aplikasi di menu panggilan, media, maupun alarm.
  • Mampu menjaga konsumsi baterai dengan lebih hemat.
  • Update izin aplikasi, Google Now dan legal
  • Memperpanjang waktu penggunaan baterai Google dengan Doze dan bundling pada Sensor Android Hub di smartphone terbaru Nexus.
Android versi Marshmallow
logo Android versi Marshmallow

7.0, 7.1, 7.1.1, 7.1.2 : Nougat

Versi ini diluncurkan pada 22 Agustus 2016 dan sempat menjadi sistem operasi paling populer yang hampir digunakan di semua smartphone dari vendor yang bekerja sama dengan Google.
Kelebihan sistem operasi ini adalah :
  • Dukungan terhadap platform virtual reality terbaru dari Google
  • Fitur Google Assistant yang menggantikan Google Now, yang lebih bisa diandalkan untuk menjalankan berbagai fungsi.
  • Dukungan split-screen saat dipakai untuk multitasking (multi-windows), sehingga memungkinkan pengguna handphone android bisa membuka dua aplikasi sekaligus secara split screen.
  • Mendukung penggunaan beberapa bahasa.
  • Fitur Doze Mode yang telah dikenalkan di versi Android Marshmallow namun telah ditingkatkan (Doze on the Go). Fitur ini dapat mengatur penggunaan baterai dengan cara membatasi aktifitas aplikasi yang bekerja dibelakang layar ketika layar mulai padam, sehingga meningkatkan kemampuan untuk menghemat baterai.
Nama Nougat diambil dari makanan penutup khas dari daratan Eropa yang berupa campuran telur kocok, gula/madu, dan kacang (almond, pistachio, atau hazelnut).
Biasanya makanan ini berbentuk batangan seperti coklat kacang kemasan.

Android versi Nougat
logo Android versi Nougat

8.0 : Oreo

Versi ini hadir dengan keunggulan yaitu : smarter, faster dan lebih powerful dari versi sebelumnya, dirilis ke publik pada tanggal 21 Agustus 2017.
Ponsel pertama yang diluncurkan menggunakan sistem operasi Oreo adalah Sony Xperia XZ1.

Sony Xperia XZ1
gambar : Sony Xperia XZ1

Google juga mendirikan sebuah patung pembaruan yang bertema makanan penutup di 14th Street Park di Manhattan, di dekat pabrik Nabisco yang menciptakan Oreo pertama kali.
Update yang dilakukan pada versi ini diantaranya adalah :
  • Pembaharuan tampilan pada : Home Screen, App Drawer, Menu Setting, Notifikasi, Menu Battery, dan Menu Storage
  • Booting yang lebih cepat, adanya cuplikan notifikasi instan pada aplikasi dan peningkatan pada multi-windows
  • Fitur Picture-in-picture memungkinkan anda untuk melihat dua aplikasi sekaligus, ditambah lagi Supersonic Speed yang membuat anda dapat membuka aplikasi baru dengan lebih cepat
  • Dilakukan optimasi pada sistem operasi
Android versi Oreo 
logo Android versi Oreo

Android versi 9.0 : Pie

Versi ini dirilis secara publik pada 6 agustus 2018, smartphone yang menggunakannya pertama kali adalah Sony Xperia XZ3.

Android versi Pie
logo Android versi Pie

Update Android Pie

Berbagai update yang dilakukan pada android pie adalah sebagai berikut :
Smart reply dari notifikasi
Android Pie mampu menampilkan konten seperti gambar dari aplikasi pesan instan dan pilihan untuk langsung membalas percakapan.
Mode gelap
Di Android Oreo, Google sempat menyediakan opsi dark mode yang bisa diaktifkan pada menu wallpaper, tapi fitur tersebut kemudian ditarik.
Dark mode kini telah ada lagi pada versi Android Pie ini.
Caranya dengan membuka opsi Display di menu Settings atau Device theme kemudian pilih di antara tiga opsi yaitu : otomatis (berdasarkan wallpaper), terang, atau gelap.
Simulasi “poni”
“notch” alias poni adalah pelebaran layar pada bagian atas di sebelah kanan dan kiri lokasi kamera depan sehingga hanya menyisakan bingkai tipis di pinggir perangkat.
Android Pie menyediakan fasilitas simulasi notch untuk developer, agar bisa melihat seperti apa tampilan aplikasinya di smartphone berponi.
Caranya adalah dengan mengaktifkan Developer Mode, lalu mengaktifkan opsi “Simulate a display with a cutout” di bagian Drawing.
Editing screenshot
Android Pie masih mendukung cara pengambilan screenshot dengan menahan tombol power dan volume down secara bersamaaan, dengan penambahan fitur baru untuk editing screenshot.
Setelah screenshot, akan muncul tombol “Edit” di preview screensot.
Digital wellbeing
Fitur ini bisa didapatkan lewat keikutsertaan dalam program beta dengan syarat pengguna memiliki perangkat seri Pixel.
Digital wellbeing bertujuan mengurangi pemakaian ponsel oleh pengguna dengan cara memberikan alarm atau timer.
Lockdown
Fitur Lockdown mematikan pemindai sidik jari dan meminta pengguna memasukkan PIN atau pattern untuk membuka kunci perangkat.
Navigasi berbasis gesture
Google menyediakan navigasi berbasis gesture swiping atau metode menyapu dengan menggunakan jari tangan.
Cara penggunaannya adalah :
  • menyapukan jari ke kanan untuk menjalankan fungsi “back”
  • ke kiri untuk berganti aplikasi yang terbuka
  • ke atas untuk melihat “recent apps” atau app drawer
  • Tombol elips kecil (on screen button) di tengah layar berfungsi layaknya tombol home fisik yang berfungsi untuk membawa pengguna kembali ke layar home.
Kunci rotasi
Android Pie bisa mengunci tampilan dalam orientasi tertentu, caranya dengan menekan tombol khusus di pojok atas layar yang digunakan untuk mengaktifkan kunci rotasi ini.
Adaptive battery
Fitur adaptive battery menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intellegence (AI) untuk melacak pola penggunaaan aplikasi oleh pengguna, termasuk kapan saja waktu pemakaiannya.
Tujuan pelacakan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi daya dan menghemat baterai.

Smartphone dengan sistem operasi Android Oreo

Contoh smartphone yang sudah menggunakan sistem operasi Android Oreo adalah :
Advan S6 Plus android Oreo paling murah dan canggih
Salah satu produk smartphone dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo (Go Edition) yang direkomendasikan dari segi harga adalah Advan S6 Plus.

Advan S6 Plus
gambar : Advan S6 Plus

Advan S6 Plus adalah ponsel murah yang rilis pada awal tahun 2019 dan sudah dilengkapi dengan sistem operasi Android Go Edition.
Kenapa dibilang murah? karena harganya ada di kisaran ponsel dibawah 1 juta rupiah, yaitu 800 ribu an rupiah saja.
HP segmen entry level ini sudah cukup lumayan dengan layar yang memiliki luas rasio 18:9.
Ukuran ini bisa memberikan kenyamanan lebih untuk aktivitas gaming atau streaming video dan ditambah lagi dengan fitur face unlock.

versi Android terbaru : Android Q Beta

Android Q Beta adalah versi Android paling baru dan gress yang diluncurkan oleh Google pada tanggal 13 Maret 2019.
Sistem operasi terbaru ini masih terbatas dan hanya diaplikasikan pada beberapa perangkat Ponsel berbasis Android.
Smartphone Google yang bisa dilakukan update ke sistem operasi ini adalah : Google Pixel, Google Pixel XL, Google Pixel 2, Google Pixel 2 XL, Google Pixel 3, Google Pixel 3 XL dan Google Pixel 3 Lite.
Update yang dilakukan pada versi ini adalah penambahan fitur Dark Mode alias mode gelap, keunggulannya adalah mampu meningkatkan performa baterai handphone.

Android Q Beta 2019
logo Android Q Beta

Kesimpulan

Demikian ulasan dari kami tentang sistem operasi Android yang diterapkan pada smartphone.
Pada dasarnya setiap teknologi akan terus berkembang dan sistem operasi Android pun menjadi salah satu alat teknologi yang akan terus berkembang.
Apakah jika update sudah mencapai huruf Z maka akan kembali ke A? atau berubah menggunakan angka? Kita tunggu perkembangan dari ilmuwan Google untuk munculnya teknologi baru.
Jika ada masukan, kritik dan saran akan kami terima dengan senang hati sebagai bahan perbaikan untuk pengembangan web ini.

Artikel terkait lainnya :

Pengertian Smartphone Flagship

Perbedaan Android One dan Android Go

sumber referensi :

id.wikipedia.org
tekno.kompas.com
droidnge.top
tekno.kompas.com
www.kaskus.co.id
mobilepulsa.com
jalantikus.com